Kamis, 24 Mei 2012

Hedonisme


Hedonisme
Faiz Fadhlih Muhammad, 1106069216


Pengertian Hedonisme

Secara bahasa hedonisme berasal dari Bahasa Yunani, yaitu, hedone yang artinya kesenangan. Hedonisme adalah pandangan hidup atau pola pikir yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan merupakan tujuan hidup yang paling utama. Hedonisme menganggap bahwa kebaikan dalam hidup hanya dapat didapat dengan cara mencari kebahagiaan sebanyak-banyaknya dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Atas pemikiran yang seperti ini, kebanyakan orang yang memiliki faham seperti ini akan mengejar materi dan kemudian menghabiskannya untuk kesenangan nafsunya semata. Selain mengagungkan materi, orang-orang seperti ini juga akan mengagungkan dengan seagung-agungnya yang namanya kebebasan pribadi.
   
Faktor-faktor Penyebab Hedonisme

Adapun faktor-faktor penyebab hedonisme dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu, faktor internal dan factor eksternal. Factor internal merupakan factor yang berasal dari dalam diri manusia itu sendiri. Sedangkan factor eksternal bisa juga disebut sebagai factor lingkungan.

Telah menjadi sifat dasar manusia untuk mendapatkan sesuatu sebanyak-banyaknya dengan kerja yang seringan-ringannya. Sifat dasar yang lain adalah rasa tidak puas manusia yang tidak berujung. Hal inilah yang kemudian menjadikan manusia sebagai makhluk yang serakah dan cenderung materialistik. Kecenderungan inilah, yang apabila tidak dikendalikan dengan baik akan menyebabkan prilaku konsumerisme, yang berujung kemudian kepada hedonisme. Tetapi, sifat dasar manusia yang seperti di atas sebenarnya dan seharusnya dapat dibatasi, apabila manusia itu sadar mengenai apa kewajiban utamanya ada di dunia, yaitu, beribadah kepada Allah. Artinya, yang menjadi penyebab internal hedonisme yang paling pokok adalah lemahnya keimanan dan pengetahuan agama seseorang.   

Adapun factor eksternal penyebab hedonisme yang paling utama adalah arus westernisasi atau globalisasi informasi. Tidak dapat kita pungkiri bahwasannya saat ini kita tidak dapat terlepas dari media informasi, baik itu televisi, koran, majalah, maupun internet. Media inilah yang menyebabkan arus informasi mengalir begitu derasnya, dalan artian, informasi yang ada di satu belahan dunia dapat pula dinikmati di belahan dunia lainnya.

Dalam media informasi tak jarang ditampilkan berbagai macam kebudayaan maupun gaya hidup dari belahan dunia lainnya, terlebih eropa dan Amerika Serikat. Sedangkan, kebanyakan orang di sana merupakan orang-orang yang berfaham bebas dan sangat mengagungkan materi. Hal inilah yang kemudian ditularkan ke masyarakat-masyarakat dunia yang lain, khususnya Indonesia, padahal masyarakat Indonesia memiliki perbedaan budaya, yang kemudian menyebabkan akulturasi atau bahkan merusak budaya Indonesia dan digantikan dengan budaya bersenang-senang atau hedonisme. 

Akibat Hedonisme

Setidaknya ada empat hal yang dapat disebabkan dari perilaku hedonisme, yaitu, individualistis, materialistis, seks bebas, dan mentalitas instan. Rasa individualistis merupakan rasa yang mengedepankan kebebasan pribadi dan kelompoknya dan cenderung tidak menghiraukan orang lain. Orang-orang yang individualistis cenderung tidak percaya bahwa melibatkan dirinya dalam fungsi kemasyarakatan akan menyebabkan dirinya bahagia. Rasa materialistis adalah rasa dimana seseorang akan mencari materi atau kekayaan sebanyak-banyaknya dan tanpa memikirkan dari mana itu semua berasal. Orang-orang materialistis cenderung berusaha mencari materi atau uang untuk digunakan memuaskan nafsunya akan sesuatu benda atau hal yang menurutnya berharga. Seks bebas adalah prilaku seks yang menyimpang, di mana seseorang dapat melakukannya dengan siapa saja yang sefaham. Orang-orang semacam ini menganggap bahwa seks hanyalah pemuas nafsu belaka. Mentalitas instan singkatnya adalah ketika seseorang beranggapan bahwa apa yang mereka lakukan atau masalah yang mereka hadapi, dalam konteks hedonisme, dapat diselesaikan hanya dengan uang atau materi.  


Sumber:
http://chapunk-majesty.blogspot.com/2009/02/akibat-akibat-hedonisme.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Hedonisme

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar